Get Poskini App with new looks!
Mode Gelap
POSKINI.com POSKINI.com
Advertisement
More news: Poskini TV Radio Streaming Indeks Berita

Penghuni Rusunawa Binjai Keluhkan Krisis Air Bersih, Wali Kota Diminta Turun Tangan

J. Saragih
J. Saragih
Penghuni Rusunawa Binjai Keluhkan Krisis Air Bersih, Wali Kota Diminta Turun Tangan
Penghuni Rusunawa Binjai Keluhkan Krisis Air Bersih, Wali Kota Diminta Turun Tangan. (Foto: Poskini)

Binjai, Poskini.com — Krisis air bersih dikeluhkan penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Sibolga, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. Pasalnya, pasokan air bersih di lingkungan rusunawa tersebut kerap terhenti, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

 

Berdasarkan keterangan sejumlah penghuni, aliran air bersih sering hidup dan mati dalam waktu yang tidak menentu. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari mandi, mencuci, hingga mempersiapkan keperluan ibadah.

 

Salah seorang warga mengungkapkan, pada Sabtu (17/10/2026), air sempat mengalir sekitar pukul 06.00 WIB selama kurang lebih dua jam, sebelum kembali terhenti.

 

Kemudian, pada Minggu malam, sekitar pukul 23.15 WIB, air kembali mengalir, tetapi tidak sampai lima menit sebelum akhirnya mati lagi. Sementara itu, pada Senin (19/10/2026) pagi, pasokan air dilaporkan masih terhenti sejak sekitar pukul 21.00 WIB pada malam sebelumnya.

 

Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan penghuni rusunawa. Warga menilai ketersediaan air bersih seharusnya menjadi perhatian serius karena merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.

 

“Sebagian warga memang terlambat membayar rekening air. Namun, ada juga warga yang pembayaran rekeningnya lancar. Mengapa kami yang membayar tepat waktu ikut merasakan dampaknya?” ujar seorang penghuni yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

 

Warga pun berharap Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP, dapat turun tangan untuk mencari solusi atas persoalan yang telah mengganggu kenyamanan penghuni rusunawa tersebut.

 

 

Sebelumnya, pada Rabu (9/9/2026), sejumlah awak media sempat menemui Joko Basuki selaku Pelaksana Harian (Plh.) PDAM Tirtasari untuk meminta penjelasan terkait pasokan air di kawasan rusunawa.

 

Saat itu, Joko Basuki menyampaikan bahwa pihaknya selalu memasok air ke lingkungan rusunawa. Ia juga menyarankan agar penyebab gangguan ditelusuri lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya kerusakan pada mesin pompa air di rusunawa.

 

“Kami selalu mengisi air di pemukiman rusunawa. Tinggal ditanyakan lagi di mana letak kesalahannya. Kemungkinan ada kerusakan pada mesin pompa air di rusun,” ujar Joko Basuki kepada awak media.

 

Selain itu, awak media BN SG juga menghubungi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Binjai, Rudi Baros, ST, MT, melalui sambungan telepon. Ia menerima keluhan warga dan menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan serta menyatakan bahwa persoalan tersebut akan ditindaklanjuti.

 

Namun, menurut keterangan warga, hingga Senin (19/10/2026), gangguan pasokan air bersih masih terjadi. Mereka berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan langsung untuk memastikan penyebab terhentinya aliran air dan mengambil langkah konkret agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

 

Warga juga berharap adanya koordinasi antara pihak pengelola rusunawa, PDAM Tirtasari, dan Dinas Perkim Kota Binjai agar persoalan pasokan air bersih dapat segera diselesaikan.

 

“Kalau memang ada kerusakan, kami berharap segera diperbaiki. Kami hanya ingin mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kepada siapa lagi kami harus mengadu jika persoalan ini terus berlarut-larut?” keluh seorang warga.

 

Hingga berita ini disusun, warga masih berharap adanya kepastian mengenai penyebab gangguan pasokan air bersih serta langkah penanganan dari pihak terkait.

 

Editor: Tim

Komentar (0)

Berita Terkait

 
Poskini Network
Jaringan media berita daerah Poskini.com. Klik lebih lanjut