Targetkan 7.000 Peserta, JHF #3 Internasional 2026 Gandeng 'Aisyiyah DIY Gelar Senam Bahagia
Yogyakarta, Poskini.com — Menjelang perhelatan akbar Jogja Halal Festival (JHF) #3 Internasional 2026, panitia penyelenggara terus mematangkan persiapan dengan memperkuat kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggandeng Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Sinergi ini disepakati melalui agenda audiensi Road to JHF #3 Internasional 2026 yang digelar di Kantor PWA DIY, Notoprajan, Yogyakarta, pada Rabu (9/9/2026). Kolaborasi ini siap menghadirkan "Senam Bahagia ‘Aisyiyah" yang ditargetkan bakal memecahkan keramaian dengan melibatkan sekitar 7.000 peserta.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Organizing Committee (OC) JHF #3, Heroe Poerwadi, beserta jajaran panitia lainnya. Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran PWA DIY, di antaranya Wakil Ketua PWA DIY Dr. Ismarwati dan Siti Zulaihah, Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Dra. Siti Latifah, serta para pengurus lainnya.
Dalam keterangannya, Heroe Poerwadi menyebut bahwa sinergi dengan 'Aisyiyah DIY bukanlah hal baru. Pada edisi JHF #1 dan JHF #2, ‘Aisyiyah sukses menjadi motor penggerak senam massal yang menghimpun ribuan peserta.
Rencananya, kegiatan Senam Bahagia pada JHF #3 Internasional ini akan dilaksanakan pada Sabtu pagi, 5 Desember 2026, mengambil lokasi di area Jogja Expo Center (JEC).
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, kontribusi ‘Aisyiyah DIY pada JHF #3 tahun ini tidak hanya sebatas senam massal. Audiensi tersebut juga menyepakati penguatan konten edukasi dan dakwah di panggung utama JHF. Nantinya, akan ada sesi pengajian khusus yang menghadirkan tokoh ustadzah perempuan.
"Perpaduan antara olahraga massal, edukasi, dan dakwah ini dapat semakin mendekatkan JHF dengan masyarakat luas. JHF didorong agar tidak sekadar menjadi ruang bertemunya pelaku industri dan bisnis halal, melainkan menjelma menjadi festival yang inklusif, merakyat, dan bernilai keumatan," pungkas Heroe.
Bhenu